TUGAS CAPUCINO 2
KATA PENGANTAR
Puj syukur atas kehadrat Allah SWT,
karena berkat hidayah,inayah,taufik,dan hinayahnya kami dapat menyelesakan
karya lmah yang berjudul “ Pupularitas dan Manfaat Cappucino Cincau” oleh. Kami
berharap agar karya ilmah ini bisa menjadi titik acuan dan memberikan sedikit
informasi tentang berbagai macam manfaat cappucino cincau.
Kami ucapkan terimakasih kepada
Allah SWT, kepada keluarga, guru bidang studi B.Indonesia SMAN 5 Kota Cirebon
dan semua pihak yang telah membantu kami dalam penyusunan karya ilmiah ini. Kam
menyadar bahwa dalam penyusunan karya lmah n jauh dar kesempurnaan,bak dar seg
penyusunan, bahasa, ataupun penulsannya. Oleh karena tu kam mengharapkan krtk
dan saran yang sfatnya membangun, khususnya dar guru mata pelajaran guna menjad acuan dalam bekal
pengalaman bag kam untuk lebh dmasa mendatang.
DAFTAR
ISI
BAB 1
Ø Pendahuluan
1. Latar belaang
Cappucino, mungkin bagi kita
terdengar biasa dan juga merupakan minuman biasa, namun jika Cappucino dicampur
dengan Cincau apa jadinya ya...?? Hmmmm rasanya memang sangat nikmat dan segar,
minuman ini saat ini sedang menjadi trend di kota-kota besar khususnya di Ibu
Kota Jakarta, minuman yang satu ini sangat digemari karena rasanya yang nikmat
dan menyegarkan, dan juga ternyata cukup mudah untuk membuatnya sendiri,
mungkin untuk membeli dipinggir jalan sebagian dari kita ada yang enggan
Popularitas cappuccino cincau saat
ini terasa semakin meningkat. Tidak heran jika para calon pelaku usaha memilih
cappuccino cincau ini. Dengan kepopuleran cappuccino saat ini, sudah pasti akan
menguntungkan bagi para calon pelaku usaha.
Keuntungan dari berjualan cappuccino cincau ini adalah
bahannya mudah didapat, biaya investasi murah dan rasa yang enak dan segar
pasti membuat orang akan terus membelinya. Salah satu contoh nyata dari berjual
cappuccino cincau ini adalah dengan hanya 3,8 juta Anda sudah memiliki usaha
Cappuccino Cincau beserta semua perlengkapan siap usahanya. Perlengkapan siap
usaha tersebut berupa booth stand gerai Cappuccino Cincau, peralatan-peralatan
usahanya seperti blender, water jar, tempat gula, tempat cincau, termos es,
tempat bubuk, seragam, banner, dll. Dan juga mendapatkan bahan-bahan untuk
membuat cappuccino cincau itu sendiri untuk 200 cup, jika bahan-bahan habis pun
bisa memesannya kembali atau membeli diluar franchise seperti gula, gelas
plastik, sedotan, dll yang mudah di dapatkan di mana saja.
Strategi pemasaran cappuccino
cincau itu sendiri bisa dengan gerobak keliling yaitu menawarkan langsung
kepada si calon konsumen atau dengan membuka booth stand di beberapa tempat
keramaian, contohnya di sekolah, mall, dsb. Tahun 2013 ini, cappucino cincau
menjadi fenomena menarik di Indonesia. Banyak orang yang bisa dikatakan
tergila-gila dengan minuman ini. Mereka rela antre untuk mendapatkan kesegaran
cappucino cincau di gerai-gerai yang kini banyak bermunculan di Indonesia.
Sesuai dengan namanya, minuman
ini merupakan perpaduan antara cappucino dan cincau. Minuman dingin ini disukai
oleh kebanyakan remaja dan orang dewasa. Kandungan kafein ringan di cappucino
dan manfaat yang terkandung di cincau hitam memberikan efek menyegarkan
sekaligus menyehatkan.
Bermula di Riau Pekanbaru di
akhir tahun 2011, seorang pedang jus yang merasa kesulitan dengan usaha
minumannya mencoba sesuatu yang baru. Ronal demikian nama pedagang tersebut,
mencoba mencampurkan cappucino dan cincau hitam. Ia mendapatkan ide tersebut
dari Padang, kota tempat asalnya. Hanya saja, di Padang cappucino diaduk dengan
gula secara manual dan dicampur dengan cincau dan es. Ronal memfokuskan untuk
mengembangkannya dengan cara memblender cappucino dan es. Ia merasa yakin bahwa
minuman ini akan disukai.
2. Tujuan
Penelitan
Adapun tujuan yang ingin
dicapai dalam peneltan ini adalah :
1. Mengetahu
seberapa populernya minuman cappucino cincau sebagai minuman baru.
2. Dapat
mengetahui berapa varians rasa dari cappucino cincau.
3. mengetahu
cara pembuatan cappucino cincau
4. mengetahu
hasiat yg terandung dalam cappucno cincau
3. Manfaat
Penelitan
Sesua dengan latar belaang dan
tujuan penelitan, dharapan penelitian ini dapat memberikan informas epada
masyaraat luas. Tentang salah satu mnuman baru yang di minati oleh masyaraat.
Dan juga mengetahu beberapa hasiat/kandungan dari cappucno cincau.
4. Metode
ilmah
·
Tempat dan Pelaksanaan
Penelitan kami lakukan di……….
·
Alat dan bahan
Alat dan bahan yang digunakan
dalam penelitan yaitu buku tulis, alat-alat tulis, dan 1 cup Es cappucino
cincau.
·
Metode
ü Populasi
Populasi dalam penelitan ini
adalah seluruh konsumen minuman Es Cappucino cincau di Cirebon.
·
Teknik Wawancara
Teknik wawancara dilakukan d
alfamart tempat Es cappucino cincau
BAB II
1.
Tnjauan kepustaaan
Tanaman cincau banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan
diantaranya sebagai penurun panas badan, obat demam, obat panas dalam, obat
sakit perut (mual), obat diare, pencegah gangguan pencernaan. Penelitian ilmiah
pun menambah daftar panjang khasiatnya. Salah satunya sebagai antikanker.
Kata cincau sendiri berasal dari dialek Hokkian sienchau (xiancao)
yang lazim dilafalkan di kalangan Tionghoa di Asia Tenggara. Cincau sendiri di
bahasa asalnya sebenarnya adalah nama tumbuhan (Mesona spp.) yang menjadi
bahan pembuatan gel ini.
Di Indonesia, ada dua jenis cincau. Yang pertama adala cincau
hitam yang lazim dijual sebagaimana di Cina, Korea, dan negara-negara
Asia Tenggara lainnya. Yang kedua adalah cincau hijau yang
banyak diproduksi di Bandung, Jawa Barat. Di Bandung cincau hijau disebut
juga camcau. Kini penjualan es camcau Bandung sudah menyebar ke
mana-mana terlebih di Jawa.
Di negara-negara maju, seperti di Jepang atau Korea, cincau
yang satu ini sudah diproduksi menjadi ekstrak bubuk siap pakai untuk membuat
jeli cincau sendiri di rumah. Namun ada pula yang dikemas kalengan yang siap
ditambahkan dalam minuman atau dessert segar.
Lebih beruntung kita di Indonesia karena dengan mudah mendapatkan cincau segar di pasaran.
Lebih beruntung kita di Indonesia karena dengan mudah mendapatkan cincau segar di pasaran.
CINCAU HITAM
Cincau
paling banyak digunakan sebagai komponen utama minuman penyegar (misalnya dalam
es cincau atau es campur). Dilaporkan juga cincau memiliki efek penyejuk serta
peluruh (diuretik). Cincau hitam dan cincau hijau, keduanya berbeda dalam hal
warna, cita-rasa, penampakan, bahan baku, dan cara pembuatan. Tapi, kedua
cincau tersebut rasanya enak, kenyal, dan hampir menyerupai agar-agar.
Bahan
baku utama cincau hitam adalah tanaman yang di Jawa dikenal
dengan nama janggelan(Mesona palustris BL). Di Cina, bahan
baku cincau hitam adalah ekstrak daun Mesona procumbens H. yang
telah dikeringkan, bentuknya mirip janggelan. Tanaman janggelan merupakan
tanaman perdu, tumbuh dengan baik pada ketinggian antara 150-1.800 meter dari
permukaan laut.
Pohon
janggelan yang telah dipanen selanjutnya dikeringkan dengan cara
menghamparkannya di atas permukaan tanah, hingga warnanya berubah dari hijau
menjadi cokelat tua. Tanaman cincau yang telah kering inilah yang merupakan
bahan baku utama pembuatan cincau hitam.
Untuk membentuk gel (cincau yang sudah jadi), ekstrak janggelan harus ditambahkan pati (tepung), kemudian dipanaskan sambil diaduk dengan cepat hingga mendidih dan membentuk adonan yang jernih. Adonan tersebut selanjutnya dituang ke dalam cetakan, kemudian didinginkan pada suhu kamar sampai terbentuk gel. Cincau yang ditambahkan dengan pati gandum dapat menghasilkan gel yang lebih baik dibandingkan dengan pati jagung ataupun tapioka.
Untuk membentuk gel (cincau yang sudah jadi), ekstrak janggelan harus ditambahkan pati (tepung), kemudian dipanaskan sambil diaduk dengan cepat hingga mendidih dan membentuk adonan yang jernih. Adonan tersebut selanjutnya dituang ke dalam cetakan, kemudian didinginkan pada suhu kamar sampai terbentuk gel. Cincau yang ditambahkan dengan pati gandum dapat menghasilkan gel yang lebih baik dibandingkan dengan pati jagung ataupun tapioka.
Proses
ekstraksi janggelan dilakukan dengan perebusan. Pada tahap ini beberapa jenis
mineral sering kali ditambahkan untuk meningkatkan rendemen ekstrak dan
kekuatan gel. Di Indonesia, mineral yang sering digunakan oleh para pengrajin
adalah abu qi, sedangkan di Cina mineral yang biasa ditambahkan pada saat
ekstraksi adalah natrium, dalam bentuk natrium bikarbonat atau natrium
karbonat.
Abu
qi adalah bentukan modern dari air qi. Secara tradisional air qi atau londo
merang (bahasa Jawa) dibuat dari abu tangkai padi yang sudah
direndam sebelumnya dalam air kemudian disaring. Komponen utama abu qi adalah
Na, K, dan Ca. Tetapi, tidak tertutup kemungkinan bahwa yang banyak dijual
sebagai abu qi banyak mengandung borax.
Pada
beberapa penelitian disebutkan juga ahwa gel cincau hitam yang berkualitas baik
dapat dibuat tanpa penambahan abu qi pada saat ekstraksi. Namun sebagai
konsekuensinya, waktu yang diperlukan untuk ekstraksi menjadi lebih lama.Dalam
ajaran nenek moyang, sebenarnya membuat cincau sangatlah mudah dengan hanya
meremas-remas daun cincau itu. Hal itu masih dilakukan saat membuat cincau
hijau, orang Bandung biasa menyebutnya camcau. Cincau hijau dibuat dari daun
cincau yang bernama latin Cyclea barbata L Miers.
Tanaman
asli Asia Tenggara ini termasuk dalam suku sirawan-sirawanan (manispermaceae),
biasa disebut orang Sunda, tarawulu, trewulu, camcauh. Tanaman ini baik di
Sunda atau Jawa, dulu kerap menjadi tanaman pagar. Di Jawa Barat masih dapat
kita jumpai tanaman ini, dan tak jarang orang langsung mengonsumsinya untuk
membuat camcau.
Cara
membuatnya sangat mudah seperti yang biasa dilakukan nenek moyang kita. Yakni
cuci daun cincau yang dipetik dari tangkai, direndam dalam air, diremas-remas,
kemudian didiamkan selama 24 jam (sampai terbentuk agar-agar). Tujuan
mendiamkan semalam adalah untuk memberi kesempatan pada hidrat arang mengikat
air sebanyak-banyaknya.
Budi
Sutomo, ahli gizi dan kuliner, cincau
disebutkan sangat baik dikonsumsi oleh semua kalangan. Bahan ini sangat kaya
mineral terutama kalsium dan fosfor. Cincau juga baik dikonsumsi bagi orang
yang sedang menjalani diet karena rendah kalori, namun tinggi serat. Cincau
dipercaya mampu meredakan panas dalam, sembelit, perut kembung, demam, dan
diare. Sedangkan serat bermanfat untuk membersihkan organ pencernaan dari zat
karsinogen penyebab kanker.
2.
